FIFA Batalkan Rencana Jual Saham Piala Dunia, Ancaman Boikot Jadi Pemicu Utama
Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) secara resmi memutuskan untuk membatalkan rencana penjualan saham Piala Dunia dan turnamen besar lainnya kepada investor swasta. Langkah mundur ini diambil setelah badan sepak bola dunia tersebut menghadapi gelombang penolakan publik serta ancaman boikot dari berbagai pihak.
Sebelumnya, Presiden FIFA Gianni Infantino menggagas wacana tersebut pada bulan Juli lalu dan merencanakan pemungutan suara untuk mengesahkannya. Namun, ide ini langsung memicu kemarahan luas dari para pelaku dan pengamat di industri sepak bola global.
"Langkah ini harus segera dihentikan demi menjaga persatuan sepak bola dunia," tegas perwakilan asosiasi sepak bola Eropa merespons rencana kontroversial tersebut.
Otoritas sepak bola Eropa, UEFA, bahkan secara tegas menyatakan akan memboikot ajang Piala Dunia jika wacana tersebut disahkan. Sikap keras kepala UEFA ini turut didukung penuh oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) serta Concacaf yang menaungi wilayah Amerika Utara, Tengah, dan Karibia.
Meskipun sempat merilis pernyataan pembelaan yang menyebutkan bahwa tidak ada penjualan aset sepak bola secara sepihak, tekanan masif dari berbagai konfederasi membuat FIFA akhirnya melunak. Sejumlah kepala asosiasi sepak bola nasional bahkan tetap mendesak agar Gianni Infantino mundur dari jabatannya.
Artikel Lainnya
Pevinat artistik Iris Tio kembali menorehkan prestasi gemilang dengan mengamankan medali perunggu ketiganya pada Kejuara...
Sekretaris Jenderal partai Junts, Jordi Turull, terlibat perseteruan terbuka dengan pemimpin Aliança Catalana, Silvia Or...
Boca Juniors harus bekerja sangat keras sebelum memastikan tiket ke babak 16 besar Copa Sudamericana 2026. Klub raksasa ...
Perusahaan investasi Velocity Sports Partners Spain SL resmi tercatat dalam Boletín Oficial del Registro Mercantil di Sp...
Otoritas LaLiga telah mengonfirmasi jadwal resmi pertandingan pekan keempat musim 2026-2027 yang akan berlangsung awal S...