Selasa, 4 Agustus 2026

RS Vall d'Hebron Catat Sejarah Baru, Sukses Gelar Transplantasi Ginjal Antar-Pasien HIV di Spanyol

Rumah Sakit Universitas Vall d'Hebron di Barcelona berhasil melakukan operasi transplantasi ginjal pertama di Spanyol antara dua orang yang sama-sama positif HIV. Keberhasilan ini dimungkinkan setelah Spanyol mencabut regulasi pembatasan organ dari penyandang HIV pada tahun 2025 lalu.

Dunia medis Spanyol mencatat tonggak sejarah penting setelah Rumah Sakit Universitas Vall d'Hebron di Barcelona sukses menjalankan operasi transplantasi ginjal antara dua orang pasien yang terinfeksi virus HIV. Prosedur bedah tersebut melibatkan seorang donor hidup yang mendermakan ginjalnya kepada rekan sesama penyintas.

Pasien penerima donor diketahui mengalami komplikasi gagal ginjal kronis akibat glomerulonephritis dan harus menjalani prosedur hemodialisis rutin. Berdasarkan keterangan medis, kondisi kesehatan sang donor maupun penerima saat ini dilaporkan dalam keadaan sangat baik usai operasi.

"Prosedur ini menempatkan orang dengan HIV pada kedudukan yang setara dengan masyarakat umum lainnya dalam hal akses kesehatan," ujar Jordi Navarro selaku dokter dari layanan penyakit menular di rumah sakit tersebut.

Sebelumnya, Spanyol memiliki regulasi ketat sejak tahun 1987 yang melarang penggunaan organ dari penyandang HIV. Namun, pemerintah setempat resmi mencabut aturan tersebut pada tahun 2025 disusul pengesahan protokol nasional terbaru pada Mei 2026.

Wilayah Catalunya sendiri saat ini mencatat sekitar 35.000 jiwa populasi penyandang HIV dengan penambahan ratusan kasus baru setiap tahunnya.

Redaksi Rafael Ribeiro La Liga
Redaksi Rafael Ribeiro La Liga
Tim redaksi Rafael Ribeiro La Liga yang menyajikan berita terkini dan terpercaya dari La Liga Spanyol.
Redaksi Rafael Ribeiro La Liga adalah tim jurnalis sepak bola profesional yang berdedikasi untuk menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya dari kompetisi tertinggi Spanyol. Tim redaksi bekerja dengan kode etik jurnalistik yang ketat dan selalu mengutamakan kepentingan pembaca dalam setiap pemberitaan.